Rakernas BEM SI 2011: Kami Beri Waktu Hingga 20 Oktober 2011

Bandung, (28/7). Balai Pertemuan Umum (BPU) Universitas Pendidikan Indonesia Bandung adalah saksi bisu Rakernas BEM SI 2011 dimana mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM Seluruh Indonesia ini melakukan pelbagai kegiatan antara lain seminar nasional, forum diskusi dan rapat kerja nasional mulai dari evaluasi, pandangan dari tiap-tiap wilayah, pandangan dan evaluasi dari tiap-tiap Koordinator Isu (Korsu), penentuan fokus isu gerakan dan sikap dari BEM SI yang pada tanggal 28 Juli 2011 pukul 03.00 dini hari itu akhirnya mendapatkan keputusan.
Koordinator Pusat, M Sayyidi mengatakan bahwa isu apapun yang beredar sebelum dideklarasikannya keputusan Rakernas ini, dinyatakan tidak benar. Karena pernyataan dari BEM SI yang benar hanyalah pernyataan yang akan dideklarasikan hari ini, kamis (28/7). Adapun isu yang mengatakan bahwa adanya anggota BEM SI yang walk out di tengah kegiatan, pun dinyatakan tidak benar, karena yang keluar adalah bukan anggota BEM SI dan BEM SI memiliki mekanisme yang harus dipatuhi salah satunya yaitu diikuti oleh BEM yang sudah terdaftar menjadi anggota BEM SI. M Sayyidi pun menegaskan bahwa BEM SI merupakan aliansi terbuka dan tidak besifat eksklusif, BEM di Indonesia manapun bisa bergabung dengan mengikuti mekanisme tersendiri yang harus dipatuhi.
Rapat Kerja Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa 2011 yang bertemakan Revitalisasi Gerakan Mahasiswa sebagai Sebuah Kontribusi Nyata Menuju Perubahan dan Perbaikan Indonesia ini akhirnya mendeklarasikan beberapa pernyataan pada pukul 09.52. Deklarasi Siliwangi ini mengacu pada tujuan dari Negara Indonesia yang tercantum dalam UUD 1945. BEM SI menyatakan bahwa pemerintahan gagal dalam:
1. Mewujudkan kesejahteraan umum
2. Memberikan perlindungan segenap tumpah darah Indonesia
3. Mewujudkan pendidikan yang terjangkau, berkualitas dan merata demi mencerdaskan kehidupan bangsa
4. Mewujudkan penegakkan hukum dan pemberantasan korupsi.
Namun Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia yang mewakili suara rakyat Indonesia memberikan tenggat waktu sampai 20 Oktober 2011 untuk pemerintah melakukan perbaikan. Jika hingga tenggat waktu yang ditentukan pemerintah belum bisa melakukan perbaikan, maka BEM SI akan melakukan eskalasi. Eskalasinya pun bergantung pada ada atau tidak perbaikan yang dilakukan pemerintah. (NA)

Perihal bemremaupi
Badan Eksekutif Mahasiswa Republik Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: